Personalitas dalam Komunitas


Apresiasi terhadap karya seni rupa di tanah air merujuk pada sebuah keadaan dimana para perupa terus berupaya mengetengahkan eksistensinya di dunia seni. Meski begitu, negeri ini perlu berbangga karena tidak sedikit masyarakat pecinta dan pengamat seni yang turut berperan serta dalam keberadaan karya-karya seni rupa.



Rush Hour II by Nyoman Nuarta
Copper & Brass
360 x 53 x 143 cm


Apresiasi terhadap karya seni rupa di tanah air merujuk pada sebuah keadaan dimana para perupa terus berupaya mengetengahkan eksistensinya di dunia seni. Meski begitu, negeri ini perlu berbangga karena tidak sedikit masyarakat pecinta dan pengamat seni yang turut berperan serta dalam keberadaan karya-karya seni rupa.


Sebuah pameran karya seni rupa yang dibuka secara resmi di Bentara Budaya pada 29 November lalu menjadi sebuah perhelatan yang menarik. Acara pembukaan yang berlangsung sekitar pukul 18.30 WITA ini juga dihadiri oleh para perupa modern asal Tabanan yang berpartisi dalam pameran kali ini. Samar Gantang (penyair asal Tabanan) hadir dengan sebuah pembaaan puisi diiringi ilustrasi musik oleh Hari Mahardika bersama Komunitas Pelangi Jimbe Soul. Ni Kade Diah Kristin Natalia yang juga turut berperan sebagai fotografer menjadikan malam pembukaan kali ini terkesan menarik dan jauh dari kesan monoton

Pameran yang berlangsung hingga 7 Desember mendatang ini hadir dengan karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi yang memukau dari para creator nya. Karya seni rupa dua dimensi berupa seni lukis dan drawing art, sementara karya seni tiga dimensi berupa seni patung dan seni instalasi. Siapa sangka, dari sekian banyak perupa dari Tabanan yang mengikuti pameran ini, tidak sedikit juga yang namanya tercatat dalam seni rupa di dalam dan luar negeri. Keberadaan mereka terus memperkaya khazanah seni rupa di tanah air. 


Nightmare by Nyoman nuarta
Steel
445 x 255 x 175 cm


Mistery of Sunglasses I by I Wayan Sunadi
Media campuran pada kanvas
140 x 120 cm 

Comments