Nasi Campur Kadewatan Ibu Mangku

Mencari tempat makan siang di Ubud mestinya tidak terlalu sulit, dan pilihan siang itu adalah Nasi Ayam Kadewatan Ibu Mangku. Sempat terkecoh karena di sepanjang jalan di sekitar lokasi, terdapat beberapa nasi campur, namun akhirnya terlihat juga warung nasi campur yang sudah menjual nasi ayam sejak tahun 1960-an ini.  

Sepiring nasi campur lengkap berisi ayam, ati ampela goreng kering, usus ayam kering, telur rebus kacang goreng, kacang panjang, dan sate lilit menjadi santapan makan siang yang menggugah selera. Sedikit berbeda, kacang panjang disini tersaji dengan cara ditumis dan dicampur parutan kelapa yang sudah dibumbui. 





Ayamnya pun disuir secara tebal dengan campuran bumbu yang gurih dan pedas. Untuk yang tidak menyukai pedas, sebaiknya memesan tanpa campuran sambal. Selain itu, setusuk sate lilit pun menambah khas cita rasa nasi campur kadewatan yang berlokasi di Ubud ini. 

Bukan itu saja, ati ampela dan usus ayam goreng keringnya pun menambah tekstur dan rasa dari nasi ayam kadewatan ibu mangku. Paduan rasa ati ampela dan usus berpadu dengan tekstur yang kriuk kriuk serta rasa gurih yang memanjakan lidah. Sekilas, nasi campur ini tampak seperti campuran makanan rumahan tradisional yang disajikan dalam satu piring. 


Semula sempat terpikir tentang apa arti dari kadewatan, dan setelah diberi tahu, rupanya kadewatan adalah nama daerah di sana. Tidak heran nama kadewatan pun menjadi nama makanan yang khas dan wajib dicicipi saat bertandang ke Ubud. Tempat makan yang mengusung konsep rumahan ini terlihat sangat nyaman. pengunjung bisa memilih lokasi untuk menyantap makanan dengan kursi dan meja, atau lesehan di saung-saung khas bali. 



Tempat: Nasi Ayam Kadewatan Ibu Mangku
Alamat: Jl. Raya Kedewatan Ubud, Gianyar
Jam buka: 10.00- 22.00 WITA

Photo:
Private collection
travelimited.blogspot.com

Comments