Post Power Syndrome: Balada Dunia Kekosongan


Post Power Syndrome: Balada Dunia Kekosongan

Ada pertanyaan menarik ketika saya menerima sebuah pertanyaan, "Kenapa kamu ingin bekerja?" Pertanyaan sederhana yang membuat saya tersenyum-senyum sendiri dan segera memaksimalkan seluruh fungsi otak untuk bisa menelaah pertanyaan yang dimaksud. Ini pertanyaan konyol menurut saya, pancingan terhebat sebagai sebuah penyerangan untuk bisa menembus benteng seseorang. Entah apa yang saya pikirkan saat itu, tapi saya cukup senang dengan perbincangan dua arah yang sedang terjadi saat ini. Sekilas muncul hasrat dari dalam diri untuk mengajak seseorang ini berpetualang dengan alam pikiran yang saya punya. 
 
Bekerja untuk tidak membiarkan otak saya kosong dan mengalami penurunan fungsinya. Beraktivitas adalah salah satu cara untuk membuat otak saya terus bekerja dan berhenti menjadi gila. Post power syndrome tidak hanya dirasakan oleh para pekerja yang baru saja memasuki tahap pensiun. Mahasiswa yang baru saja lulus kuliah dan telah menjalani wisuda juga menjadi fenomena post power syndrome 'kecil' yang tidak bisa dipungkiri. 

Baca selengkapnya. Klik di sini... 

Comments