Double Movement Karl Polanyi dalam Financial policy Obama

Double Movement Karl Polanyi dalam Financial policy Obama
 
Filsafat Ekonomi, Filsafat Universitas Indonesia
Keberadaan manusia sebagai makhluk individu menjadi perbincangan menarik di tengah-tengah hubungan sosial yang menjadi kian tidak terelakkan. Ketika setiap orang dikatakan memiliki sebuah privatisasi masing-masing, ketika setiap individu menjadi sebuah konstituen yang memiliki predikat swasta, hingga pada akhirnya menjadi seorang enterpreneur yang juga bertanggungjawab atas dirinya sendiri. keadaan yang seperti itu menghasilkan sebuah paradigma tersendiri, yakni bahwa kehidupan lantas dibangun atas dasar logika pasar. Neoliberalisme kemudian hadir dengan kepercayaan akan terwujudnya sebuah bentuk pasar bebas.

Manusia memiliki kehendak untuk mengkonsumsi ataupun memproduksi sesuatu, akan tetapi ketika hal tersebut sudah memasuki ranah eksploitasi maka akan menimbulkan anggapan bahwa kepemilikan dari alat produksi itu bisa menghentikan eksplorasi individu lainnya, dan keadaan itu dilansir menjadi tindakan yang merendahkan derajat manusia. Pada kondisi inilah akumulasi sebagai manusia individual menjadi teringkari, sehingga sistem ini pun tidak lagi mampu dipertahankan. Kemudian, ketika peran kolektif manusia sebagai makhluk sosial yang mulai terlihat dengan adanya perumusan hukum, undang-undang menjadi hal yang juga diingkari peranannya, maka sistem ini akan berakhir dalam sebuah social crisis. Ketika rakyat Indonesia dituntut untuk bekerja dalam Tanam Paksa pada masa penjajahan, maka akan terlihat bahwa sebenarnya kesejahteraan rakyat sedang diakomodir secara eksploitatif oleh para pemilik modal.
see more.... Klik di sini

Comments