Ketika siang tidak lagi menghamba pada sang malam

Ketika siang tidak lagi menghamba pada sang malam

Ada apa di tengah ilalang yang terhampar di tepian sungai?
Bersenyawa dengan sang bintang saat malam terpedaya,
Namun urung menghamba pada sang mentari ketika pagi meraih hati.
... ketika langit tidak kunjung menatap pada bias temaram.

Ada apa dengan mimpi sang pujangga malam tadi?
Apa hanya hiasan sang ‘Bunga Tidur’
yang kian beralih dalam keengganan seketika?
... Atau ungkapan penantian nada dalam rentang perjalanan masa?

(See more... Klik di sini)

Comments