untuk kamu yang entah berada di mana?


Untuk kamu yang entah berada di mana???

Berawal dari kebencianku akan mencintai, berawal dari sebuah ikrar bahwa aku akan sejenak berhenti mencintai. Kini dia datang, membuka peluh belati kasih dengan pedang milik sang pemanah cinta.
BUKAN UNTUKKU…

Entah apa yang aku cari dari sekedar kata CINTA… mungkinkah hanya sebuah rangkaian huruf yang bisa digunakan sebagai sebuah pembangkit listrik bertenaga CINTA? Atau kesalahanku yang berani-beraninya terbenam dalam gelombang sinar CINTA?.

Baca selanjutnya... Klik di sini


Comments

  1. menikahi yang dicintai atau mencintai yang dinikahi

    ReplyDelete
  2. Mmm.... setelah dengar cerita Ibu aku, baru deh bisa nerima sebuah pernyataan yang dulu paling aku bantah, "Cinta itu gak harus memiliki, Kak Johan" (ahaha sotoy gue)... kalo emang kata Tuhan udah jodoh, apa mau dikata... kita harus mencintai yang dinikahi.

    kalo kita menikahi yang dicintai: itu akan bikin kita sebagai manusia tidak merasakan cukup. (Masa iya semua yang dicintai harus dinikahi? apa kabar dengan poligami nantinya, ka? hehehe...) lagian cinta itu kan tidak harus memiliki.

    hohoho...
    aku suka statement yang kedua.
    nice

    ReplyDelete

Post a Comment


Thanks for visit my blog
Feel free to like and comment the article that you like.
And click subscribe button on top